DAS

Minggu, 03 Juni 2012

Manusia dan Keadilan


I . Pengertian Keadilan

Pengertian Keadilan

Keadilan merupakan suatu kondisi dimana tidak ada keberpihakan dan memiliki nilai benar. Sikap tersebut dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tidak adanya sikap semena-mena yang terjadi dalam masyarakat.

Makna Keadilan

Keadilan memiliki makna yaitu Adil itu “sama” yang berarti tidak membeda-bedakan antara satu pihak dengan pihak lainnya menganggap semua itu sama tidak ada keberpihakan .

Contoh Keadilan

Contoh keadilan, seorang orang tua yang memberikan sesuatu hal yang sama kepaada kedua anaknya dan tidak membeda – bedakan antara anak pertama dan kedua merupakan keadilan yang diberikan kepada kedua anaknya.

II . Keadilan Sosial

Sila Yang Berkaitan Dengan Keadilan Pada Pancasila

Keadilan pada pancasila terdapat pada sila ke lima yang berbunyi “ Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia” maksud dari sila tersebut ialah keadilan yang berlaku dalam masyarakat di segala bidang kehidupan, baik material maupun spiritual. Sila keadilan sosial adalah tujuan dari empat sila yang mendahuluinya, merupakan tujuan bangsa Indonesia dalam bernegara, yang perwujudannya ialah tata masyarakat adil makmur berdasarkan pancasila.

Wujud Keadilan Dalam Perbuatan Dan Sikap

Dalam keadilan terdapat beberapa wujud yang diterapkan dalam perbuatan dan sikap, antara lain:
  • ·         Sikap saling menghargai karya seseorang.
  • ·         Sikap tolong menolong terhadap sesama tidak memandang drajat maupun status.
  • ·         Sikap saling menghormati seseorang.
  • ·         Sikap ikhlas dapat menerima pendapat orang lain.
  • ·         Sikap kerja keras sehingga dia menjadi sukses.
Jalur Pemerataan Yang Merupakan Asas Keadilan Sosial

Dalam keadilan juga terdapat delapan jalur pemerataan yang merupakan asas keadilan sosial :
  • ·         Pemerataan kebutuhan pokok baik sandang, pangan dan papan.
  • ·         Pemerataan pembagian pendapatan.
  • ·         Pemerataan kesempatan kerja.
  • ·         Pemerataan kesempatan berpendapat.
  • ·         Pemerataan berpartisipasi dalam suatu pembangunan.
  • ·         Pemerataan kesempatan berusaha.
  • ·         Pemerataan memperoleh pendidikan.
  • ·         Pemerataan memperoleh kesehatan.
III . Berbagai Macam Keadilan

Macam-macam Keadilan

Keadilan terbagi menjadi macam-macam, antara lain:
  • ·         Keadilan legal atau moral.
  • ·         Keadilan distributif.
  • ·         Keadilan komutatif.
IV . Kejujuran

Pengertian Kejujuran

Kejujuran merupakan mengatakan sesuatu kebenaran atau apa adanya. Biasanya kebanyakan orang sangat sulit untuk melakukan kejujuran karena mereka merasa takut untuk menyatakan sesuatu kebenaran sehingga membuat dia malu.

Hakekat Kejujuran

Kejujuran pada hakekatnya dilandasi atas kesadaran moral yang tinggi, kesadaran pengakuan akan adanya sama hak dan kewajiban, serta adanya rasa takut atas kesalahan atau dosa.

V . Kecurangan

Pengertian Kecurangan

Kecurangan merupakan suatu cara yang tidak baik untuk mencapai tujuan, mereka biasanya menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya, kecurangan merupakan sikap yang tidak disenangi oleh orang lain.

Penyebab Kecurangan

Sebab-sebab orang melakukan kecurangan biasanya itu karena seseorang yang tidak mau berusaha dan menginginkan cara yang lebih cepat. Kecurangan juga biasanya disebabkan karena adanya sikap iri dan membuat seseorang tidak mau mengalah sehingga berusaha untuk mencapai tujuannya dengan kecurangan.

VI . Perhitungan (Hisab) dan pembalasan

Macam-macam Perhitungan Dan Pembalasan

Macam – macam perhitungan dan pembalasan :
·         Positif , kita akan menerima pembalasan yang baik setimpal atas perbuatan baik yang kita lakukan.
·         Negatif , kita akan mendapatkan pembalasan sesuai dengan perbuatan buruk yang kita lakukan.

VII . Pemulihan Nama Baik

Pengertian Nama Baik

Nama baik merupakan suatu status atau hal yang terpenting untuk kita dimata orang lain. Seseorang akan memandang kita dari nama baik kita, misalkan kita berbuat jahat kepada orang lain maka orang-orang akan memandang kita itu buruk dan orang-orang akan menjauhi kita.

Hakekat Nama Baik

Nama baik pada hakekatnya sesuai dengan kodrat manusia, yaitu manusia menurut sifat dasarnya merupakan mahluk bermoral serta adanya aturan-aturan yang harus dipatuhi untuk mewujudkan dirinya sebagai pelaku moral tersebut.

VIII . Pembalasan

Pengertian Pembalasan

Pembalasan merupakan suatu respon yang dicerminkan dalam bentuk fisik maupun psikis yang telah orang lain lakukan kepada kita.

Penyebab Pembalasan

Seseorang melakukan pembalasan disebabkan karena merasa tidak terimanya atas apa yang dilakukan kepada dirinya. Maka dari itu kita harus hati-hati dalam berbuat sesuatu walau itu baik atau buruk kita harus memikirkan dulu apa balasan yang diterima atas perbuatan yang kita lakukan.

Contoh Pembalasan
 
Contoh pembalasan, seseorang siswa A sedang duduk sambil membaca buku dan tiba-tiba siswa B mengerjai si siswa A dengan menendangkan bola ke arah si siswa A yang sedang duduk sambil membaca buku tersebut, siswa B melakukannya dengan sengaja sehingga membuat siswa A marah karena tidak terimanya dirinya dikerjai karena tidak memiliki kesalahan apapun dengan siswa B dan siswa A pasti membalas perbuatan siswa B baik dengan perbuatan yang sama maupun dengan cari lain dengan fisik atau pun psikis.

Manusia dan Penderitaan


I . Pengertian Penderitaan

Pengertian Penderitaan

Penderitaan merupakan sesuatu perasaan yang tidak menyenangkan atau menyakitkan sehingga membuat kita merasakan penderitaan secara fisik dan batin.

Contoh-contoh Penderitaan

Beberapa contoh penderitaan yaitu :
  • ·         Gagal UN , seseorang yang mengalami penderitaan seperti ini akan membuat batinnya  tersiksa atas kegagalan yang diterimanya setelah berjuang bertahun-tahun untuk mencapai kelulusannya.
  • ·         Kemiskinan , seseorang yang mengalami penderitaan seperti ini akan membuat dirinya mengalami kesusahan dalam melakukan apapun baik sekolah, makan, dan tempat tinggal.

  • ·         PHK , seseorang yang mengalami penderitaan seperti ini akan membuat dirinya tertekan dan bias mengalami stres karena pekerjaan tersebut merupakan usaha untuk mencari nafkah untuk keluarganya.

II . Siksaan

Pengertian Siksaan

Siksaan merupakan suatu penderitaan yang dilakukan baik secara fisik maupun batin. Siksaan hampir sama seperti penderitaan tidak menyenangkan untuk mengalaminya.

Pengertian Phobia

Dalam siksaan ada beberapa pengertian yaitu phobia yang merupakan suatu perasaan takut yang berlebihan terhadap sesuatu hal.

Siksaan Yang Bersifat Psikis

Beberapa siksaan yang bersifat psikis :
  • ·         Kebimbangan
  • ·         Kesepian
  • ·         Ketakutan
  • ·         Kekhawatiran
Penyebab Ketakutan

Penyebab seseorang merasa takut itu karena adanya dorongan yang terdapat dalam diri kita baik  karena hal – hal yang belum di ketahui atau pun ragu sehingga semua itu membuat tubuh kita menerima itu semua dan kita merespon bahwa kita menjadi takut terhadap sesuatu hal.

III . Kekalutan Mental

Pengertian Kekalutan Mental

Nama lain kekalutan mental yaitu penderitaan batin yang merupakan sesuatu perasaan menyakitkan sehingga mental goyagh karena tidak bisa menyelesaikan masalah sehingga melakukan suatu tindakan yang aneh.

Gejala Kekalutan Mental

Gejala- gejala bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :
  • ·         Pada jasmani, sering pusing ,sesak nafas,patah hati,apatis,cemburu, mudah marah.
  • ·         Pada kejiwaanya, dengan rasa cemas,ketakutan,patah hati,apatis,cemburu, mudah marah.

Tahap-tahap Mengalami Gangguan Kejiwaan

Tahapan-tahapan seseorang mengalami gangguan kejiwaan :
  • ·         Terdapatnya gejala-gejala secara jasmani dan rohani.
  • ·         Usaha mempertahankan dirinya yang salah.
  • ·         Mengalami kekalutan mental sehingga terjadi gangguan kejiwaan.
Penyebab Timbulnya Kekalutan Mental

Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :
  • ·         Memiliki kepribadian yang lemah baik jasmani maupun batin.
  • ·         Terjadinya konflik sosial budaya.
  • ·         Perkembangan rohani yang salah.
Proses Kekalutan Mental

Proses-proses kekalutan mental yang di alami oleh seseorang mendorong ke arah:
  • ·         Positif seperti : taruama (luka jiwa ) yang di alami di jawab secara baik sebagai usaha agar tetap        survive dalam hidup , misalnya melakukan Sholat tahajjud waktu malam hari untuk memperoleh 
         ketenangan dan mencari jalan keluar untuk mengatasi kesulitan yang di hadapinya.
  • ·         Negatif seperti : trauma yang dialami di peralutkan atau di pertututkan sehingga yang bersangkutan
         mengalami frustasi yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang di inginkan.

IV . Penderitaan dan Perjuangan
Hubungan Antara Penderitaan Dengan Perjuangan

Penderitaan memiliki hubungan dengan perjuangan karena kita melakukan sesuatu perjuangan kita pasti mengalami tahap penderitaan, maka bila kita ingin mencapai sesuatu pasti kita akan mengalami penderitaan baik secara jasamani maupun rohani.

V . Penderitaan, Media Massa dan Seniman

Hubungan Antara Penderitaan, Media Massa Dan Seniman

Penderitaan, media massa dan seniman memiliki hubungan karena suatu media massa dan seniman untuk membuat karya tersebut mengalami tahap penderitaan baik jasmani maupun rohani misalkan ditolaknya media tersebut maupun karya seniman tersebut oleh masyarakat.

VI . Penderitaan dan sebab-sebabnya

Penyebab Penderitaan

Sebab-sebab penderitaan yaitu:
  • ·         Penderitaan yang disebabkan oleh perbuatan buruk manusia.
  • ·         Penderitaan yang disebabkan oleh penyakit, siksaan, dan azab Allah SWT.
VII . Pengaruh Penderitaan

Pengaruh Penderitaan

Penderitaan memiliki pengaruh yaitu :
  • Positif , memiliki sifat kreatif dan tidak mudah menyerah .
  • Negatif , memiliki sifat tidak bahagia, kecewa, dan putus asa.

Manusia dan Keindahan


I . Keindahan

Pengertian Keindahan

Keindahan merupakan sesuatu wujud yang enak di lihat atau di pandang. Keindahan sendiri juga mendatangkan kesenangan bagi yang melihatnya.

Perbedaan Antara Keindahan Sebagai Kualitas Abstrak dan Sebagai Sebuah Benda Yang Indah

Membedakan keindahan sebagai suatu kualitas abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah, yang membedakan dari kedua tersebut ialah bentuk atau wujudnya kalau keindahan itu bersifat abstrak berarti keindahan itu tidak berbentuk atau tidak jelas sedangakan kalau keindahan sebagai suatu benda tertentu tentu saja wujud keindahan tersebut jelas dan berbentuk.

Pengertian Keindahan Seluas-luasnya

Keindahan alam arti luas merupakan pengertian semula dari bangsa Yunani dulu yang didalamnya tercakup pula kebaikan. Plato misalnya menyebut tentang watak yang indah dan hukum yang indah, sedang Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang selain baik juga menyenangkan. Plotinus menulis tentang ilmu yang indah, kebajikan yang indah. Orang Yunani dulu berbicara juga tentang buah pikiran yang indah dan adapt kebiasaan yang indah. Tapi bangsa Yunani juga mengenal keindahan dalam arti estetis yang disebutnya “symetria” untuk keindahan berdasarkan penglihatan dan harmonia untuk keindahan berdasarkan pendengaran. Jadi pengertian keindahan seluas-luasnya meliputi : keindahan seni, keindahan alam, keindahan moral dan keindahan intelektual.

Nilai Estetik

Sedangakan keindahan sebagai nilai estetik merupakan suatu nilai yang mempelajari tentang suatu keindahan, yang bagaimana keindahan tersebut dapat terbentuk dan bagaimana seseorang dapat merasakan keindahan tersebut.

Perbedaan Nilai Ekstrinsik dan Nilai Intrinsik

Dalam suatu keindahan terdapat dua nilai yaitu nilai intrinsik dan nilai ekstrinsik, kita dapat mengetahui nilai intrinsik itu merupakan suatu pesan yang tersirat dari pengarang ke pembaca yang biasa di tuangkan dalam puisi , sedangan nilai ekstrinsik sendiri itu sebuah benda atau alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan contohnya puisi tersebut.

Pengertian Tentang Kontemplasi Dan Ekstansi

Dan dalam suatu keindah terdapat beberapa pengertian yaitu tentang kontemplasi dan ekstansi, dapat kita ketahui kontemplasi merupakan suatu cara untuk menenangkan hidup kita dapat melakukannya dengan merenungkan diri serta bermeditasi. Sedangkan ekstansi sendiri merupakan dasar yang terdapat dalam diri manusia untuk merasakan, menyatakan dan menikmati sesuatu yang indah.

II . Renungan

Teori-teori Dalam Renungan

Dalam renungan terdapat beberapa teori yaitu :
  • ·         Teori pengungkapan
  • ·         Teori metafisik
  • ·         Teori psikologis
III . Keserasian

Teori-teori Dalam Keserasian

Dalam keserasian terdapat beberapa teori yaitu :
  • ·         Teori Objektif dan Subjektif
  • ·         Teori Perimbangan